Tampilkan postingan dengan label E-Miracle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label E-Miracle. Tampilkan semua postingan

Pesan Ust. Yusuf Mansur Buat Aktivis E-Miracle


Assalamu alaikum Wr.Wb.

Para Penggiat Miracle yang dirahmati ALLAH, saya menyaksikan udah mulai banyak yang bertujuan duit ketika mengikuti MLM e-Miracle ini. Dan cara-cara mengajaknya pun udah cara-cra berbau duit. Padahal saya menyiapkan, membangun dan mengembangkan Miracle ini dengan pondasi yang bukan duit. Duit bukan segalanya Yang segalanya adalah dakwah. Ajak orang ke jalan ALLAH, Rawatin dia, dan kemudian kasih uswatun hasanah, dengan menjadikan diri kita sendiri kemudian berada di jalan ALLAH. Kalau udah begini, belom waktunya jato bonus pun, rizki udah banyak dikasih ALLAH. Beloman waktunya kebeli mobil, kendaraan udah ALLAH berikan. Orientasi MLM e-Miracle kudu dijaga. Perhatikan spiritnya. Persis seperti apa yang tertuang di penjelasan saya tentang MLM e-Miracle. Baik yang dimuat di web, dan yang dimuat di DVD.

Kesalahan kadang ada di leader, maka member wajib memberitahu, wajib mengingatkan. Kesalahan bisa ada di manajemen, pun warga e-Miracle perlu memberitahu, perlu mengingatkan. Bahkan, kesalahan orientasi bisa juga ada kesalahannya di saya. Maka saya pun wajib ditegur, wajib diingatkan. Apa yang digariskan di awal: bahwa MLM ini adalah MLT (Multi Level Tahajjud), MLD (Multi Level Dhuha), dan multi level dakwah, jalankan dengan segenap keyakinan bahwa ALLAH Maha Kuasa memberikan kita rizki. Bonus bukan satu-satunya pintu rizki e-Miracle buat para penggiat e-Miracle.
Demikian surat terbuka ini saya tulis, agar dipahami sebagai kasih sayang saya dan perhatian saya buat semuanya. Dan e-Miracle sendiri dikembangkan untuk mensupport lebih banyak lagi gerakan dakwah PPPA (Program Penghafal Al Qur'an), agar lebih banyak lagi penghafal-penghafal Al Qur'an di Indonesia, dan mensupport gerakan-gerakan dakwah Wisatahati dan Daerul Qu'an : MDN, JDN, dan lain-lain gerakan dakwah. Jika ada yang bertanya, loh, berarti gak boleh nih bicara bonus?

Jawabannya tetap boleh. Hanya jadikan itu tujuan nomor 17. Yang nomor 1 adalah dakwah, memberi contoh, dan bergerak menuju jalan ALLAH, sambil mengajak yang lainnya. Inilah esensi MLM e-Miracle. Bahwa dari gerakan ini tumbuh kemudian potensi bonusnya, menggeliat kegiatan ekonominya, itu adalah keberkahan yang kita berdoa, jangan sampai merusak cita-cita kita, visi misi kita, dan kemurniaan niatan kita. Dan saya kepengen mengatakan, bahwa BOS kita semua adalah ALLAH. Kita seru diri kita dan diri sebanyak-banyaknya orang untuk kembali kepada ALLAH, dekat dengan ALLAH. Maka kita saksikan DIA sungguh bukan hanya menjamin rizki kita, tapi juga akan memperbanyak rizki buat kita,
Saya rindu segera kegiatan pondok memondokkan bagi semua member e-Miracle. Supaya bisa memberi tarbiyah ruhiyah lebih kuat dan lebih dalam lagi.

Salam,
Yusuf Mansur

Kaya Lewat Jalan Tol


Hampir tidak ada manusia yang tidak suka harta kekayaan. Selama hayat masih dikandung badan, manusia akan senantiasa mencari dan berusaha memiliki harta. Hal ini sangat wajar karena Allah Swt. telah meng-install kecenderungan ini ke dalam hati manusia (lihat QS Ali Imron ayat 14).

Jadi, sangat wajar apabila manusia memiliki kecenderungan terhadap harta kekayaan dalam beragam jenisnya. Ada banyak alasan untuk memperkuat argumen ini. Dengan harta, kita bisa memenuhi apa yang kita inginkan, utamanya yang bersifat fisik badaniah. Dengan harta, kita bisa berbuat lebih banyak, lebih luas, dan lebih cepat, baik untuk kepentingan diri maupun orang lain.

Sampai di sini, tidak ada hal yang perlu dipermasalahkan. Masalah baru timbul ketika sikap kita terhadap harta mulai berlebihan dan melewati batas. Harta yang seharusnya kita jadikan wasilah (alat, sarana, perantara) untuk taat kepada Allah, malah kita jadikan ghoyah, alias tujuan utama. Sehingga kita menghabiskan hari-hari yang ada untuk mencari dan menikmati harta, dan pada saat yang sama kita melupakan Allah. Masih “lumayan” apabila harta tersebut dicari dengan jalan yang benar dan dibelanjakan untuk sesuatu yang bermanfaat. Akan lebih bermasalah apabila cara mencarinya salah dan kemudian dibelanjakan untuk sesuatu yang salah pula.

Karena itu, sebelum “memutuskan diri” untuk mencari harta (sebanyak-banyaknya), dan kemudian membelanjakannya kita harus memiliki mindset (pola pikir) yang benar tentang harta ini. Harapannya, harta yang kita dapatkan, tidak hanya banyak, tetapi juga berkah; tdak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain; tidak hanya membawa kebahagiaan di dunia, tetapi juga kebahagiaan di akhirat.

Bagaimana caranya? Buku Kaya Lewat Jalan Tol inilah jawabannya. Lewat buku ini, Ustadz Yusuf Mansur mengajak kita untuk lebih memahami apa dan bagaimana harta itu sebenarnya. Kemudian, bagaimana cara mendapatkannya secara cepat, halal, dan berkah, untuk kemudian membelanjakannya secara halal dan berkah pula.

Tidak seperti buku-buku sejenis, khususnya yang datang dari Barat, muatan nilai-nilai Islam dalam buku ini sangat mendominasi. Sisi positifnya jelas, usaha kita mendapatkan harta menjadi sangat terarah, terkonsep, dan insya Allah diridhoi Allah. Buku setebal 148 halaman ini diterbitkan oleh penerbit Salamadani dan WisataHati.

Buku Kaya Lewat Jalan Tol ini merupakan salah satu produk bisnis E-Miracle yang baru saja dilaunching awal Januari 2010. Informasi lebih lanjut bisa Anda baca di Web Utama E-Miracle atau Web Supportnya E-Miracle.